Setiap ada pertemuan maka akan ada perpisahan.
Bertemu-berpisah.
Simpel sekali memang, tapi tidak dengan isinya. Pertemuan yang dijalani kadang belum tentu menyenangkan. Bisa pahit, asin juga bisa..he. Tapi begitulah semakin mendalam pertemuan itu menjadi semakin berarti. Adanya proses membuat kita lebih mengerti, lebih memahami dan akhirnya kita menerima. Dan pada suatu ketika, saat kita sedang benar-benar menikmati kebersamaan, perpisahan itu harus terjadi tanpa bisa dicegah.
Meninggalkan-ditinggalkan.
Lebih sakit mana? Meninggalkan atau ditinggalkan. Seseorang yang meninggalkan akan menemui suasana baru, teman-teman baru, adaptasi baru, lingkungan baru yang sering kali mungkin membuat mereka cepat atau lambat akan merasa nyaman. Sedang yang ditinggalkan. Kau tau apa yang akan terjadi? Dia akan merasa kesepian, terjebak diantara episode kebersamaan, membayangkan andaikan entah episode yang mana terulang kembali, mengenang betapa indahnya kebersamaan itu. Lalu lebih sakit mana?
Tidak keduanya. Karena sakit itu hanya akan tertanam pada awalnya saja, benar-benar awal. Dengan pemahaman baru, pemikiran baru, hidup ini akan tersa indah apapun yang ada di lingkungan kita, siapapun yang ada di lingkungan kita. Karena Tuhan telah memilihkan itu untuk kita.
Lets move on. Do what you like or like what you do. :)