Sisi egois
seseorang mungkin seringkali muncul tanpa bisa dicegah. Kadang dia muncul atas
nama harga diri, menang sendiri, tak mau disalahkan dan lainnya. Pada akhirnya,
orang terkadang tak mau meminta maaf atas kesalahan yang dibuatnya. Aku jadi
ingat perkataan dalam sebuah drama “Yang terparah bukanlah seberapa banyak
seseorang melakukan kesalahan, tapi apakah seseorang mau meminta maaf atas
kesalahannya dan belajar menjadi lebih baik.”
Hidup dengan
perasaan bersalah tak enak bukan? Rasanya menjadi tak tenang. Ya, kecuali
mungkin mereka-mereka yang jiwanya sudah terbuat dari batu. Tak mempan.
Mengajarkan
anak-anak kecil untuk terbiasa mengucap maaf menjadi hal penting. Bahwa ketika
kita melakukan kesalahan terhadap orang lain, meminta maaflah. Selain membuat
hubungan kita terhadap orang lain menjadi lebih baik, kita juga membuat
diri-sendiri menjadi lebih tenang. Anak-anak yang tak pernah diajarkan cara
meminta maaf, cenderung menjadi pribadi yag cuek, egois, dan tak peduli pada
orang lain.
Dan yang bisa mengalahkan sisi egoisme itu dirimu sendiri, cintailah dirimu-sendiri maka sisi egoisme itu akan keluar dari dirimu. Karena dengan mencintai dirimu sendiri, kau tak akan membiarkan sifat-sifat buruk macam egois bersarang dalam dirimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar