Dulu,
sewaktu saya baru lulus SMA, saya pernah bertanya kepada seorang teman.
“Kenapa
kamu mengambil jurusan itu, bukankah nantinya akan sulit mencari pekerjaan?” tanya
saya.
“Karena
saya menyukainya,” jawabnya sambil tersenyum.
Seiring
waktu, kami sudah lulus kuliah. Bertemu
banyak orang membuat saya sadar, betapa sempitnya pemikiran saya dulu.
Seseorang pernah bercerita pada saya, bahwa dia membebaskan anaknya untuk
mengambil jurusan kuliah apapun. Bukankah semua jurusan itu ada ilmunya. Jika semua orang memilih menjadi
dokter, lalu siapa yang akan mengurus perekonomian negara ini, jika semua orang
menjadi ekonom, lalu siapa yang akan menjadi pendidik di negara ini. Semua ada
porsinya masing-masing.
Ya,
yang paling sulit bukan tentang mengalahkan orang lain, tapi mengalahkan rasa
lebih tahu, padahal kita tak tahu apapun. Teman saya itu juga sekarang sudah
mendapatkan pekerjaan yang sesuai bidangnya.
Kopi
pagi ini terasa lebih manis. Jika ditelisik, bukankah kopi yang saya minum juga
bukan hanya dari kopi saja, ada gula, krim, yang menjadikan rasanya lebih
seimbang, lebih pas di lidah saya. Semua ada perannya masing-masing.
Makasih ceritanya
BalasHapus